Techno.id - Mungkin, sekarang akan beda
ceritanya jika saat muda, Bill Gates
menyeriusi kuliah persiapannya di Harvard
dulu demi masuk ke Fakultas Hukum. Bisa
jadi, Anda tak akan pernah bertemu dengan
perangkat lunak maupun keras buatan
Microsoft, perusahaan yang didirikan Gates
bersama sahabatnya, Paul Allen, tahun
1975.
Meskipun harus mengorbankan pendidikan
tingginya dengan memilih drop out, pilihan
hidup Bill Gates nyatanya tak salah. Ia yang
fokus mengembangkan Microsoft dan
berinovasi di sana akhirnya berhasil
membawa Microsoft berjaya sebagai satu
dari perusahaan TI terbesar di dunia.
Microsoft, yang awalnya hanya
mengembangkan dan menjual penerjemah
BASIC untuk Altair 8800, pun akhirnya
berhasil mendominasi pasar sistem operasi
komputer pribadi berkat meluncurkan MS-
DOS pada pertengahan 1980-an. Tak lama
setelah itu, lahirlah sistem operasi
Microsoft Windows.
Bill Gates © 2015 Time.com / The Microsoft
Archives
Microsoft bahkan kini tak cuma dikenal
dengan sistem operasi Windows.
Perusahaan yang berbasis di Redmond itu
juga sudah mulai merambah lini hardware,
sebut saja smartphone Lumia, Xbox, tablet
Microsoft Surface, hingga wearable
Microsoft Band. Kini, Microsoft juga siap
menghadirkan virtual reality dengan
produk HoloLens-nya.
Ya, 28 Oktober 1955 silam, William Henry
Gates III alias Bill Gates lahir ke dunia.
Selamat ulang tahu Bill gates semoga admin juga bisa sukses seperti anda, amin
Rabu, 28 Oktober 2015
Selamat ulang tahun bill gates yang ke-60
Published :
05.39
Author :
Reza Rachmanuddin
Selasa, 27 Oktober 2015
Marc Marquez Anggap Hukuman Buat Valentino Rossi Masih Tidak Adil
Published :
02.01
Author :
Reza Rachmanuddin
Indoberita.com – Marc
Marquez Anggap Hukuman Buat Valentino Rossi Masih Tidak Adil. Marc
Marquez yang pada posisi ini yang sebgai di rugikan merasa belum
adil dengan keputusan hukuman buat Valentino Rossi.
Marc Marquez beranggapan jika Keputusan
Mike webb selaku Race Direction kurang adil karena, marc yang jatuh
tidak mendapatkan poin tapi Valentino Rossi masih tetap mendapat poin,
hal itu yang kini menjadi beban Marc Marquez.
“Saya pikir, pertarungan ini sudah
tidak bisa berlanjut lebih jauh lagi. Tiba pada titik saat pembalap lain
menendang Anda dengan kakinya, kami tidak bisa menuju ke arah yang
lebih jauh lagi,” tutur Marquez, seperti dimuat Fox Sports Asia, Senin (26/10/2015).
Marc Marquez juga beranggapan bahwa
keputusan yang di ambil Webb adalah keputusan yang aneh, Kenapa di sebut
aneh karena dalam keputusan tersebut, Marc Marquez yang paling di
rugikan karena ia tidak mendapatkan poin sedikitpun.
“Bagi saya, penalti sudah diputuskan dan itu adalah keputusan yang aneh. Saya tidak mendapat poin, tapi dia dapat 16,” keluh rekan setim Dani Pedrosa itu.
Langkah tersebut di ambil Webb karena
Marc marquez juga terbukti sedikit membuat pelanggaran, dan karena
itulah Marc tidak mendapatkan Poin sedikitpun. Dan kini hubungan kedua
rider tersebut sudah tidak akur lagi, pasca insiden yang melibatkan
keduanya di MotoGP Sepang, Malaysia kemarin.
Welcome to my blog
Published :
01.28
Author :
Reza Rachmanuddin
Selamat Datang di blog reza
semoga bermanfaat
hehehehehehehe
:D :-D
Read More ->>
semoga bermanfaat
hehehehehehehe
:D :-D
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
